
Tabanan (8/2/2026) – Rudi Hansen kembali manakhodai Pimpinan Cabang (PC) LDII Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali. Rudi kembali dikukuhkan sebagai Ketua PC LDII Pupuan pada Minggu, 8 Februari 2026 di Masjid Al-Manshurin, Banjar Bantiran, Kecamatan Pupuan, Tabanan.
Surat Keputusan (SK) Kepengurusan PC LDII Pupuan masa bakti 2026-2031 diserahkan langsung Ketua DPD LDII Tabanan, Maulana Sandijaya. Dalam sambutannya, Sandijaya meminta pengurus PC LDII Pupuan terus menjaga semangat persaudaraan sesama umat Islam maupun nonmuslim. Apalagi warga LDII di Pupuan memiliki sejarah panjang sejak 1980-an.
“LDII Pupuan ini menjadi role model atau teladan bagi warga LDII lain di Bali dalam menjaga hubungan baik dengan lingkungan. Ini harus dijaga dan ditingkatkan,” kata Sandijaya.
Sandijaya juga mengapresiasi kekompakan warga LDII Pupuan dalam mendukung film pendek Sandal Pak Kiai yang diproduksi LDII TV. Film sarat moral tersebut sudah ditonton hampir 100 ribu kali.
“Meskipun tidak pernah belajar akting, tapi akting para pemain Sandal Pak Kiai sangat natural. Rupanya warga LDII Pupuan berbakat jadi artis semua,” seloroh Sandijaya.
Di sela pengukuhan, pengurus DPD LDII Tabanan memberikan alat kebersihan seperti tong sampah dan beragam jenis sapu. Pemberian alat-alat kebersihan tersebut sebagai dukungan kepada PC LDII Pupuan agar semakin semangat menjaga lingkungan.
Setiap Jumat warga LDII Pupuan rutin melakukan bersih-bersih lingkungan. Tidak hanya di lingkungan permukiman warga LDII dan Masjid Al-Manshurin, tapi juga lingkungan sekitar.
”Dalam Islam, menjaga kebersihan merupakan sebagian dari iman. Kalau di Bali ada istilah Tri Hita Karana, yaitu menjaga hubungan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia dengan alam. Terus tingkatkan pengabdian, sehingga kita bisa hidup harmonis dan selaras dengan alam,” ujar Wakil Ketua DPD LDII Tabanan, Imam Kambali.
Acara pengukuhan disambung dengan materi kaderisasi, lingkungan, informasi dan komunikasi dari pengurus DPD LDII Tabanan. (ana)

