
Tabanan (31/1) – Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Tabanan, Bali, menggelar penyuluhan kesehatan bertema Kenali dan Cegah Kolestrol, Diabetes, dan Hipertensi, Sabtu, 31 Januari 2026, di Gedung Sekretariat LDII Tabanan.
Acara yang diinisiasi Bagian Pemberdayaan Wanita dan Kesejahteraan Keluarga ini dibuka Ketua DPD LDII Tabanan, Maulana Sandijaya. Dalam sambutannya, Sandijaya menyebut peran seorang ibu dalam rumah tangga sangat besar. Ibarat tubuh, peran ibu sebagai jantung rumah tangga.
“Ketika ibu sakit, maka seisi rumah akan terdampak. Karena itu, kesehatan ibu sebagai jantung rumah tangga harus dijaga. Salah satu caranya yakni paham tentang kesehatan dasar seperti bahaya kolestrol, diabetes, dan hipertensi,” ujar Sandijaya.
Sementara itu, Koordinator Bagian Pemberdayaan Wanita dan Kesejahteraan Keluarga DPD LDII Tabanan, Eni Nuraini, mengatakan kegiatan ini sebagai implementasai dari program kerja (proker) 2026.
“Ibu-ibu DPD LDII Tabanan harus diedukasi cara menjaga kesehatan. Kalau ibu-ibunya sehat, InsyaAllah keluarga sejahtera,” kata Eni.
Pemateri dalam acara ini adalah praktisi kesehatan, Arum Nur Hidayah. Dalam paparannya Arum menjelaskan tentang pentingnya mengetahui gejala kolestrol, diaebetes, dan hipertensi. Dengan mengetahui gejala, maka bisa melakukan pencegahan. Arum menambahkan, yang tidak kalah penting adalah mengetahui tentang pola hidup sehat seperti makanan gizi berimbang, olahraga, dan istirahat yang cukup.
“Setelah acara ini, ibu-ibu LDII Tabanan diharapkan paham tentang kesehatan dasar. Setelah gejala kolestrol, diabetes, dan hipertensi terdeteksi, maka tidak sampai merembet pada penyakit lainnya,” jelas Arum.
Setelah pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan sharing session. Setelah itu semua peserta menjalani pengecekan gula darah secara gratis. Dari hasil pengecekan, secara umum gula darah warga LDII Tabanan normal.
Meski demikian, Arum berpesan agar tetap menjaga pola makan, terutama ibu-ibu yang sudah memasuki lanjut usia. (ana)

